Selasa, 16 Juli 2019

FILE Dan Direktori

File dan Direktori

Penanganan File

Dalam management file dan direktori, PHP menyediakan lebih dari 70
fungsi. Beberapa fungsi utama yang berhubungan dengan management file
(create, write, append, dan delete), antara lain :

#Membuka dan Membuat File.


Keterangan :
$namafile merupakan nama file yang akan dibuat, sedangkan $mode merupakan mode akses file. Mode akses file yang bisa digunakan yaitu :


Contoh Programnya :

1. Program mengakses (membuka) file dengan mode r.


~ Ini hasilnya.


2. Program mengakses (membuka) file dengan mode w.


~ Ini hasilnya.


3. Program menulis ke file.


~ Ini hasilnya.

4. Program membaca dan menampilkan isi file.


~ Ini hasilnya.


5. Program membaca isi file baris tiap baris.


~ Ini hasilnya.


6. Program membaca isi file baris tiap baris.


~ Ini hasilnya.


7. Program aplikasi user counter dengan file.


~ Ini hasilnya.


8.Program membuat direktori baru.


~ Ini hasilnya.


9. Program menghapus direktori.


~ Ini hasilnya.


10. Program menampilkan file dan direktori dalam suatu direktori.


~ Ini hasilnya.


Manipulasi File

Beberapa Fungsi yang berhubungan dengan informasi dan manipulasi file,
terdapat dalam tabel sebagai berikut :


Contoh programnya.
1. Program memeriksa keberadaan suatu file.


~ Ini hasilnya.


2. Program mendapatkan beberapa informasi file.




~ Ini hasilnya.


3. Program meng-copy, rename dan delete file.


~ Ini hasilnya.


Upload File

PHP, sebagai server-side-scripting, sangat memungkinkan untuk menangani
upload file ke server. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upload file ini, yaitu :

1. Pada Form HTML harus ditambahkan atribut :
ENCTYPE="multipart/form-data"

2. Form inputan upload file dapat menggunakan tag <input> dengan value
atribut TYPE=”FILE”.

3. Untuk menangani inputan, PHP menyediakan sebuah variabel array global
yaitu $_FILES. Index dari variabel ini antara lain :
ƒ $_FILES[‘file’][‘name’]
: Nama asli dari file yang diupload
ƒ $_FILES[‘file’][‘tmp_name’] : Nama temporary file yang diupload
ƒ $_FILES[‘file’][‘size’]
: Ukuran file asli (dalam byte)
ƒ $_FILES[‘file’][‘type’]
: MIME type file yang diupload

4. Destination folder file upload harus bisa writable (bisa diakses), biasanya
dengan permission 777 atau 775.

Contoh program.
1. Program menampilkan form upload file.



~ Ini hasilnya.


2. Program proses upload file.


~ Ini hasilnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komunikasi data , jaringan dan internet

komunikasi data, jaringan dan internet KOMUNIKASI DATA, JARINGAN DATA, DAN INTERNET PENGERTIAN  KOMUNIKASI DATA Komunikasi da...